Nama :
Gede Subudiana
NPM : 1201120282
Kelas : D
NPM : 1201120282
Kelas : D
FREESTYLE SCOOTER
Nama
saya Gede Subudiana mahasiswa Telkom University, saya inggin berbagi informasi
tentang hobi saya bermain “ Freestyle
Scooter “ atau yang lebih dikenal dengan otoped. Otoped atau scooter itu
senditi merupakan perpaduan antara Skateboard, Sepatu roda dan Sepeda BMX yang
di produksi pertama kali pada tahun 1990-an oleh Gino Tsai , scooter ini
berbeda dengan scooter pada umumnya yang sering digunakan oleh anak – anak,
kenapa? Karena scooter ini jauh lebih kuat dan tidak dapat dilipat seperti
halnya scooter pada umumnya. Freestyle Scooter dirancang untuk melakukan trick
gaya bebas di tempat tempat seperti skate park, bowl park, tangga, dan di
jalanan datar. Saya sendiri baru 1 tahun menekuni olahraga extreme ini.
Biasanya saya bermain scooter di skate park sebelah seminar sc Telkom
University dan di tengah – tengah taman danau kampus. Untuk even saya baru
mengikuti 1 kali even di buqiet skatepark bandung dan belum memperoleh juara.
Di Indonesia komunitas freestyle scooter ini tersebar di kota – kota besar di
Indonesia dan berpusat di Jakarta dengan nama kumunitas FS_INA (Freestyle Scooter Indonesia) di bandung sendiri juga
memiliki komunitas scooter dengan nama BdgOtoped.
Komunitas
Freestyle Scooter mudah dijumpai di kota – kota besar di indonesia, untuk
membeli produk ini pun sangat mudah di jumpai seperti Carrefour, ACE Hardware,
Extreme Toys, dan dpartment store terdekat . Freestyle scooter dibagi menjadi
beberapa bagian sebelum menjadi scooter, yaitu :
1. Deck : tempat kita untuk berpijak di atas scooter disebut dengan deck yang terbuat dari besi stainless yang kuat agar tahan terhadap goncangan saat dimainkan.
2. Bar : Bar atau yang lebih dikenal dengan stang yang mengatur arah jalannya scooter itu sendiri dengan beragam bentuk sesuai keingiinan anda
3. Forks : merupakan bagian penghubung antara Bar dan Ban yang berbentuk seperti garpu yang berada di bagian bawah stang atau Bar
4. Wheels : scooter yang memiliki 2 roda yang menunjang scooter itu sendiri untuk bergerak.
5. Breakes : rem yang lebih dikenal pada umumnya yang berfingsi untuk memperlambat laju scooter itu sendiri yang berada di posisi roda belakang scooter.
6. Headset : headset yang berguna untuk menghubungkan bar dengan forks angar keduanya tidak terlepas saat digunakan untuk freestyle
Trick – Trick Freestyle Scooter bisa di lihat di youtube untuk mempelajarinya, dan tidaklah mudah untuk mencapai tingkat Pro Scooter ( pemain scooter yang handal ) butuh waktu bertahun tahun dan latihan yang tekun untuk mewujudkannya. Apabila berminat untuk mengetahui dan mempelajari bisa langsung datang ke Taman Danau Telkom university untuk bertemu saya dan sharing dengan saya terimakasih J
1. Deck : tempat kita untuk berpijak di atas scooter disebut dengan deck yang terbuat dari besi stainless yang kuat agar tahan terhadap goncangan saat dimainkan.
2. Bar : Bar atau yang lebih dikenal dengan stang yang mengatur arah jalannya scooter itu sendiri dengan beragam bentuk sesuai keingiinan anda
3. Forks : merupakan bagian penghubung antara Bar dan Ban yang berbentuk seperti garpu yang berada di bagian bawah stang atau Bar
4. Wheels : scooter yang memiliki 2 roda yang menunjang scooter itu sendiri untuk bergerak.
5. Breakes : rem yang lebih dikenal pada umumnya yang berfingsi untuk memperlambat laju scooter itu sendiri yang berada di posisi roda belakang scooter.
6. Headset : headset yang berguna untuk menghubungkan bar dengan forks angar keduanya tidak terlepas saat digunakan untuk freestyle
Trick – Trick Freestyle Scooter bisa di lihat di youtube untuk mempelajarinya, dan tidaklah mudah untuk mencapai tingkat Pro Scooter ( pemain scooter yang handal ) butuh waktu bertahun tahun dan latihan yang tekun untuk mewujudkannya. Apabila berminat untuk mengetahui dan mempelajari bisa langsung datang ke Taman Danau Telkom university untuk bertemu saya dan sharing dengan saya terimakasih J